Skip to content

Skenario Test

April 19, 2012

Pendahuluan

Latar belakang

Untuk menghasilkan suatu sistem aplikasi atau sistem software yang baik sesuai dengan kebutuhan user atau pengguna aplikasi sudah merupakan kewajiban para sistem developer. Sistem software dikatakan berkualitas apabila sesuai dengan harapan user, sesuai dengan bisnis proses, mempermudah kerja user dan memiliki sedikit bug bahkan tanpa bug sama sekali. Ini merupakan suatu tantangan untuk para software developer untuk menghasilkan software tersebut.

Testing (Pengujian Perangkat Lunak) adalah elemen kritis dari jaminan kualitas perangkat lunak dan merepresentasikan kajian pokok dari spesifikasi, desain, dan pengkodean.

Pentingnya pengujian perangkat lunak dan implikasinya yang mengacu pada kualitas perangkat lunak tidak dapat terlalu ditekan karena melibatkan sederetan aktivitas produksi di mana peluang terjadinya kesalahan manusia sangat besar dan arena ketidakmampuan manusia untuk melakukan dan berkomunikasi dengan sempurna maka pengembangan perangkat lunak diiringi dengan aktivitas jaminan kualitas.

Meningkatnya visibilitas (kemampuan) perangkat lunak sebagai suatu elemen sistem dan “biaya” yang muncul akibat kegagalan perangkat lunak, memotivasi dilakukannya perencanaan yang baik melalui pengujian yang teliti. Pada dasarnya, pengujian merupakan satu langkah dalam proses rekayasa perangkat lunak yang dapat dianggap sebagai hal yang merusak daripada membangun.

Sejumlah aturan yang berfungsi sebagai sasaran pengujian pada perangkat lunak adalah:

  1. Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan.
  2. Test case yang baik adalah test case yang memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya.
  3. Pengujian yang sukses adalah pengujian yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Sasaran utama desain test case adalah untuk mendapatkan serangkaian pengujian yang memiliki kemungkinan tertinggi di dalam pengungkapan kesalahan pada perangkat lunak. Untuk mencapai sasaran tersebut, digunakan 4 kategori yang berbeda dari tehnik desain test case: Pengujian white-box, pengujian black-box, Integrasi Bottom-Up dan Integrasi Top-Down.

 

Tujuan

Tujuan pembuatan dokumen test case antara lain:

  1. Memberikan panduan kepada tester untuk melakukan pengujian aplikasi
  2. Sebagai bahan masukan kepada tim pengembang aplikasi
  3. Menjadi dasar pengembangan bagi pengerjaan proyek selanjutnya
  4. Sebagai salah satu dokumen pendukung penyelesaian proyek IT

Keterangan Kode

Beberapa kode yang digunakan pada matrix skenario ini antara lain:

  • V (Valid)               :           menunjukkan bahwa komponen yang membentuk skenario

memiliki nilai yang benar atau valid, sehingga membuat sistem sukses

  • I (Invalid)              :           menunjukkan bahwa komponen yang membentuk skenario

memiliki nilai yang salah atau invalid, sehingga membuat sistem menjalankan skenario alternatifnya

  • NA (Not Access)  :           menunjukkan bahwa komponen yang membentuk skenario

tersebut tidak memiliki peranan atau tidak bisa diakses pada saat tertentu di dalam skenario itu sendiri

Test Case :

Dalam tugas kali ini kami akan mencoba melakukan pengujian / testing dengan menggunakan teknik test case berdasarkan skenario test dengan pengujian aplikasi yang sudah digunakan di sebuah Rumah Sakit.

1.      Use Case         :  User Login

Bacic path :

User berada pada halaman user login. User mengisikan nama serta password pada textfield dan password pada passwordfield kemudian menekan enter / klik ‘Login’. Sistem mencari user pada database user berdasarkan username dan password yang telah di input sebelumnya, jika benar kemudian sistem menampilkan halaman ‘Registrasi Pasien UGD’

Alternate Path :

Alternate path 1 :

Jika textfield username dan password dikosongkan, dan user langsung menekan ‘enter / tombol login’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’

Alternate path 2 :

Jika textfield username diisi dan password dikosongkan, kemudian user menekan ‘enter / tombol login’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’

Alternate path 3 :

Jika textfield username dikosongkan dan textfield password diisi, kemudian user menekan ‘enter / tombol login’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’

Alternate path 4 :

Jika textfield username diisi dan password diisi dengan menggunakan huruf kapital, kemudian user menekan ‘enter / tombol login’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’

Alternate path 5 :

Jika textfield username dan password diisi dengan benar namun textfield unit dipilih dengan unit lain yang bukan otoritas user, dan user menekan ‘enter / tombol login’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

login

User-ID field

Password

field

Unit

Field

Tombol Login

Hasil

STC-1.1 Login sukses

V

V

V

V

V

Halaman Registrasi Pasien
STC-1.2 Login gagal, 2 textfield kosong

V

I

I

V

V

Pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’
STC-1.3 Login gagal, username field kosong

V

I

V

V

V

Pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’
STC-1.4 Login gagal, password field kosong

V

V

I

V

V

Pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’
STC-1.5 Login gagal, password dengan huruf  kapital

V

V

V

V

V

Pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’
STC-1.6 Login gagal, unit tidak sesuai hak user

V

V

V

I

V

Pesan ‘Tidak dapat koneksi ke Database’

 
2.      Use Case : Menu Search

2.1              Mencari Nama Pasien

Basic path :

User berada di halaman pencarian pasien yang sudah di entry, dan mencari nama pasien pada textfield ‘Nama Pasien. Sistem akan menampilkan nama pasien yang dicari.

Alternate path :

Jika user mengisikan nama pasien dengan memberi spasi 1 sampai dengan beberapa kali pada kolom textfield ‘nama pasien’. Sistem masih bisa menampilkan nama pasien.

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Search

No.RM field

N.Pasien

field

Alamat

Field

Tombol Login

Hasil

STC2.1 Mencari nama pasien

V

V

V

Nama pasien ditampilkan
STC2.2 Nama diberi spasi

V

V

V

Nama pasien ditampilkan

 

2.2              Mencari No.RM Pasien

Basic path :

User berada di halaman pencarian pasien yang sudah di entry, dan mencari No.RM pasien pada textfield ‘No.RM. Sistem akan menampilkan No.RM pasien yang dicari.

Alternate path :

Jika user mengisikan No.RM dengan memberi spasi 1 sampai dengan beberapa kali pada kolom textfield . Sistem akan menampilkan pesan ‘No Data to Display’.

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Search

No.RM field

N.Pasien

field

Alamat

Field

Tombol Login

Hasil

STC2.2.1

Mencari No.RM

V

V

V

No.RM pasien ditampilkan

STC2.3.2

No.RM diberi spasi

V

V

V

Pesan ‘No data to Display’

2.3              Mencari Nama Keluarga

Basic path :

User berada di halaman pencarian pasien yang sudah di entry, dan mencari nama keluarga pasien pada textfield ‘Nama Keluarga. Sistem akan menampilkan nama keluarga pasien yang dicari.

Alternate path :

Jika user mengisikan nama keluarga pasien dengan memberi spasi 1 sampai dengan beberapa kali pada kolom textfield ‘nama keluarga’. Sistem masih bisa menampilkan nama keluarga.

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Search

No.RM field

N.Pasien

field

Keluarga

Field

Tombol Login

Hasil

STC2.3.1

Mencari nama keluarga

V

V

V

Nama keluarga ditampilkan

STC2.3.2

Nama keluargadiberi spasi

V

V

V

Nama keluarga ditampilkan

 

2.4              Mencari Alamat Pasien

Basic path :

User berada di halaman pencarian pasien yang sudah di entry, dan mencari alamat pasien pada textfield ‘Alamat’. Sistem akan menampilkan nama pasien berdasarkan alamat yang dicari.

Alternate path :

Jika user mengisikan alamat pasien dengan memberi spasi 1 sampai dengan beberapa kali pada kolom textfield ‘nama pasien’. Sistem masih bisa menampilkan nama pasien berdasarkan alamat.

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Search

No.RM field

N.Pasien

field

Alamat

Field

Tombol Login

Hasil

STC2.4.1

Mencari  pasien berdasarkan alamat

V

V

V

Nama pasien berdasarkan alamat ditampilkan

STC2.4.2

Alamat  diberi spasi

V

V

Nama pasien berdasarkan alamat ditampilkan

 

2.5              Mencari Pasien berdasarkan tanggal lahir

Basic path :

User berada di halaman pencarian pasien yang sudah di entry, dan mencari pasien pada datefield ‘tgl lahir’ dengan mencentangnya dan mengisikan tanggal lahir pasien yang dicari. Sistem akan menampilkan data pasien yang dicari berdasarkan tanggal lahirnya.

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Search

No.RM field

N.Pasien

field

Tgl.lahir

Field

Tombol Login

Hasil

STC2.5.1

Mencari  pasien berdasarkan alamat

V

V

V

Nama pasien berdasarkan alamat ditampilka

 

2.6              Pencarian Tipe Pasien

Basic path :

User berada di halaman pencarian tipe pasien yang sudah di entry, dan mencari tipe pasien pada textfield ‘Search’. Dengan menekan tombol ‘Go’, maka Sistem akan menampilkan seluruh  tipe pasien yang sudah diisi.

Alternate path :

Alternate path 1

Jika user mengisikan tipe pasien pada kolom textfield ‘search’. Sistem menampilkan tipe pasien yang dimaksud.

Alternate path 2

Jika user mengisikan tipe pasien dengan memberi spasi 1 sampai dengan beberapa kali pada kolom textfield ‘search’. Sistem masih bisa menampilkan tipe pasien yang dimaksud.

Alternate path 3

Jika user mengisikan kode tipe pasien pada kolom textfield ‘search’. Sistem menampilkan tipe pasien yang dimaksud.

Alternate path 4

Jika user mengisikan kode tipe pasien dengan memberi spasi 1 sampai dengan beberapa kali pada kolom textfield ‘search’. Sistem masih bisa menampilkan tipe pasien yang dimaksud berdasarkan kode tipe pasien

Alternate path 5

Jika user memilih tombol ‘Choose’. Maka sistem tidak menampilkan data tipe pasien.

Alternate path 6

Jika user memilih tombol ‘Cancel’. Maka sistem akan menuntup halaman pencarian tipe pasien dan akan menampilkan pesan ‘Pencarian dibatalkan’

Alternate path 7

Jika user mengisikan textfield search dengan keyword sembarang, maka sistem akan menampilkan pesan ‘No data to Display’.

 

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Search

Search field

Tombol

Go

Tombol

Cancel

Hasil

STC2.6.1 Mencari Tipe Pasien

V

V

Tipe pasien ditampilkan
STC2.6.2 Mencari Tipe pasien

V

V

V

Tipe pasien ditampilkan
STC-2.6.3 Mencari Tipe Pasien diberi spasi

V

V

V

Tipe pasien ditampilkan
STC2.6.4 Mencari Kode Tipe Pasien

V

V

V

Tipe pasien ditampilkan
STC2.6.5 Mencari Kode Tipe Pasien diberi spasi

V

V

V

Tipe pasien ditampilkan
STC-2.6.6 Pilih tombol ‘Cancel’

V

V

Pesan ‘Pencarian Dibatalkan’
STC-2.6.7 Mencari Tipe Pasien sembarang

V

V

V

Pesan ‘No data to display’

 

3.      Use Case : Registrasi pasien

Basic path :

User berada di halaman utama registrasi pasien. User mengisi textfield ‘No.RM / F2’ dengan Nomor RM yang dimaksud, maka sistem akan mencari nomor RM tersebut dan bila ada sistem akan menampilkan data pasien pada halaman search. User menekan tombol ‘F2’ pada keyboard. Maka Sistem akan menampilkan halaman ‘Search’ untuk mencari data .

Alternate path :

Alternate path 1

Jika user menekan tombol ‘F2’ pada keyboard. Maka Sistem akan menampilkan halaman ‘Search’ untuk pencarian data pasien.

Alternate path 2

Jika user mengisikan nomor RM yang tidak ada pada database atau mengisikan sembarang character, maka sistem akan menampilkan halaman ‘search’ dan akan tampil pesan ‘No data to Display’.

Alternate path 3

Jika user meng-klik ‘Pasien Baru / Ctrl-N’ maka akan tampil pesan ‘ Apakah anda ingin memasukan pasien baru?

 Alternate path 4

Jika user meng-klik ‘Edit Pasien / Ctrl+E’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Pasien belum dipilih’

Alternate path 5

Jika user meng-klik tombol ‘Save / Ctrl+S’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Pasien belum dipilih’

Alternate path 6

Jika user meng-klik tombol ‘Save & Print / Ctrl+R’ maka sistem akan menampilkan pesan ‘Pasien belum dipilih’

Alternate path 7

Jika user meng-klik tombol ‘Tutup Window / Esc’ maka sistem akan menutup halaman Registrasi pasien.

 

Skenario test case :

Skenario

ID

Nama Skenario

Hal

Reg.

No.Rm

Field

Pasien Baru

Edit

Pasien

Save

Save &

Print

Tutup

Window

Hasil

STC3.1

Registrasi Pasien lama

V

V

Data pasien ditampilkan

STC3.2

Tombol F2 dipilih

V

Halaman ‘Search’ tampil

STC-3.3

Registrasi dengan sembarang

V

V

Pesan ‘No data to Display’

STC3.4

Pilih ‘Pasien Baru / Ctrl+N’

V

V

Pesan ‘Apakah anda ingin memasukan pasien baru?’

STC3.5

Pilih ‘Edit Pasien / Ctrl+E’

V

V

Pesan ‘Pasien belum dipilih’

STC-3.6

Pilih ‘Save / Ctrl+S’

V

V

Pesan ‘Pasien belum dipilih’

STC-3.7

Pilih ‘Save & Print / Ctrl+R

V

V

Pesan ‘Pasien belum dipilih’

STC-3.8

Pilih ‘Tutup Window / Esc’

V

V

Halaman Registrasi ditutup

 

Penutup

Testing menggunakan metode pengujian Black box adalah salah satu cara untuk mengetest sejauh mana sistem dapat digunakan dengan baik sesuai dengan yang telah di rencanakan dan di disain sebelumnya. Tahap testing juga diharapkan dapat memberikan panduan kepada tester (penguji) untuk melakukan pengujian aplikasi agar bugs dan errors dapat ditemukan dan diminimalisasi, sebagai bahan masukan dan evaluasi, salah satu dokumen pendukung dalam proyek IT, dan sebagai dasar untuk pengembangan selanjutnya.

 

Daftar Pustaka :

http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=skenario%20test&source=web&cd=2&ved=0CCYQFjAB&url=http%3A%2F%2Fo-nick.googlecode.com%2Ffiles%2FKelompok_3_ONick_Test_Case%2520dan%2520Screenshot%2520JUnit.docx&ei=DfWOT6icJpHPrQeW2dy4CQ&usg=AFQjCNHroxFQsxePM0rO2XLKJUcfdwyVbw&cad=rja

http://www.gangsir.com%2Fdownload%2F8-Langkah-langkahPengujiandanEvaluasiPirantiLunak.pdf&ei=HZqLT_qILITmrAe7ttXWCw&usg=AFQjCNFsABAqzK73f3Otgr8yXtnNwl9NCA&cad=rj

 

 

From → EP-TSI

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: