Skip to content

Dampak Acara Televisi pada Anak dan Remaja

Oktober 17, 2011

Anda tentu pernah melihat para orang tua yang tidak memperkenankan anak-anaknya menonton siaran televisi sembarangan. Dan Anda juga melihat para orang tua yang membiarkan saja anak-anaknya melahap aneka ragam *acara televisi *. Mulai dari tayangan film anak-anak, sinetron , berita kriminal dan seterusnya.

Berbagai perangai orang tua terhadap kebiasaan menonton televisi yang dilakukan anak-anak sedikit banyaknya akan memberi efek terhadap pertumbuhan psikologis seorang anak. *Pengaruh Buruk Acara Televisi pada Anak* Percayakah Anda seorang anak mungkin saja melakukan tindakan terjun bebas dari atas tangga ke lantai karena terinspirasi dari tokoh kartun yang ditontonnya di acara televisi . Atau seorang anak yang tanpa segan-segan meninju dan menghajar teman bermainnya sebab terinspirasi dari tayangan tinju bebas yang disaksikannya di televisi. Bahkan anak-anak usia Sekolah Dasar hari ini telah begitu akrab dengan istilah pacaran dan hubungan lawan jenis hanya karena menyaksikan aneka macam tayangan sinetron di televisi yang menyajikan bermacam kisah percintaan usia sekolah.

Usia anak-anak adalah usia yang sangat rentan dengan figur sesuatu yang dilihatnya. Seorang anak bisa meniru tindakan orang tuanya yang suka marah-marah hanya lantaran ia sering dimarah di rumah. Ia juga bisa melakukan hal-hal apa saja yang disaksikannya, tak hanya di dunia nyata bahkan dari acara televisi sekalipun. Oleh sebab itu para orang tua perlu melakukan kontrol rutin tehadap tayangan-tayangan apa saja yang disaksikan anak-anak Anda. *Mendampingi Anak Menonton Acara Televisi* Hindarkan anak-anak Anda pada tayangan-tayangan tindak kekerasan dan kejahatan, tidak bermoral, pornografi, kemusyrikan, percintaan dan sebagainya.

Tayangan-tayangan ini secara psikologis akan berdampak buruk pada perkembangan anak . Orang tua perlu menemani anak-anak menonton televisi. Arahkan anak-anak pada tayangan-tayangan yang mendidik dan hiburan untuk seusianya. Jika mereka melontarkan bermacam pertanyaan yang terkadang membuat Anda malas untuk menjawabnya, jangan sekali-kali memberi jawaban yang salah dan menyesatkan. Karena akan berdampak buruk pada perkembangan dan wawasan seorang anak.

Kendala yang kerap dihadapi para orang tua adalah kesibukan diri terhadap berbagai macam aktivitas dan pekerjaan, sehingga jarang sekali punya waktu menemani anak-anak menonton acara-acara televisi. *Pengaruh Buruk Acara Televisi pada Remaja* Kalau usia anak-anak dikatakan sebagai usia suka meniru, maka usia remaja dapat dikatakan sebagai usia suka mencoba.

Para remaja umumnya mempunyai hasrat yang cukup besar untuk mencoba sesuatu yang dilihat dan diketahuinya. Remaja punya ego yang cukup tinggi untuk melakukan apa-apa yang menjadi kehendaknya.Tanpa segan harus melawan keluarga dan orang tua, para remaja biasa memiliki kegigihan kehendak terhadap sesuatu.

Demikian juga tayangan acara televisi. Tayangan acara televisi tanah air yang saat ini didominasi oleh tayangan-tayangan tidak mendidik akan menjadi pemicu bagi para remaja untuk melakukan hal-hal tak baik seperti yang dilihatnya di tayangan televisi.

Sebagai contoh akibat maraknya tayangan sinetron televisi yang mengambil setting di lokasi kampus diiringi dengan gaya hidup para artis di kampus, membentuk pola pikir di hati para remaja khususnya yang tinggal di daerah bahwa begitulah kehidupan real di dunia perkuliahan.

Kuliah dengan pakaian minim, santai dan bisa melakukan apa saja, bebas tak seperti di sekolah. Namun benarkah kenyataannya seperti itu? Tayangan acara televisi menjadi penyebab terbentuknya anggapan para remaja yang seperti ini. Kebanyakan acara-acara televisi swasta nasional yang bersegmentasi pemirsa remaja adalah jenis tayangan sinetron yang selalu saja tak bosan menganggkat setting dan tema-tema dunia kampus dan sekolah. Jarang sekali tayangan-tayangan yang bersifat edukatif dan meningkatkan minat belajar para pemuda bangsa. Padahal sebagai media massa, stasiun televisi juga memiliki andil dalam upaya pembangunan sumber daya manusia bangsa Indonesia.

 

sumber :  anneahira.com

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: