Skip to content

System Expert

Oktober 14, 2011

TUGAS SBP

 

Pertanyaan :

  1. Apa perbedaan antara system konvensional dengan system pakar?
  2. Gambarkan Struktur dasar dari system pakar yang meliputi Human Expert dan Expert System.
  3. Apa yang dimaksud dengan :

–            Knowledgebase.

–            Aquisition system

–            Knowledge refening System

  1. Sebutkan bentuk atau tipe dari system Pakar.
  2. Sebutkan langkah langkah membuat system pakar.
  3. Apa yang dimaksud dengan GDSS?
  4. Sebutkan tekhnik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar.

Jawab :

1.      Apa perbedaan antara system konvensional dengan system pakar?

System Konvensional

System Pakar

Informasi dan pemrosesannya biasanya jadi satu dengan program Basis pengetahuan merupakan bagian terpisah dari mekanisme inferensi
Program tidak pernah salah (kecualipemrogramnya yang salah) Program bisa saja melakukan kesalahan
Biasanya tidak bisa menjelaskan mengapa suatuinput data itu dibutuhkan atau bagaimana output

itu diperoleh

Penjelasan adalah bagian terpenting dari sistem Pakar
Pengubahan program cukup sulit dan merepotkan Pengubahan pada aturan/kaidah dapat dilakukan dengan mudah
Sistem hanya akan bekerja jika sistem tersebutsudah lengkap Sistem dapat bekerja hanya dengan beberapaAturan
Eksekusi dilakukan langkah demi langkah secara algoritmik Eksekusi dilakukan pada keseluruhan basispengetahuan secara heuristik dan logis
Menggunakan data Menggunakan pengetahuan
Tujuan utamanya adalah efisiensi Tujuan utamanya adalah efektivitas

2. Gambarkan Struktur dasar dari system pakar yang meliputi Human Expert dan Expert System.

3.      Apa yang dimaksud dengan :

Knowledgebase :

Knowledgebase atau Basis Pengetahuan berisi pengetahuan  relevan  yang  diperlukan  untuk  memahami,  merumuskan,  dan  memecahkan  persoalan pengetahuan-pengetahuan dalam penyelesaian masalah.

Basis tersebut mencakup dua elemen dasar :

  1. fakta,  misalnya  situasi  persoalan  dan  teori  area  persoalan,  dan
  2. heuristik  atau  aturan  khusus  yang  mengarahkan  penggunaan pengetahuan untuk memecahkan persoalan khusus dalam domain  tertentu.

Aquisition system :

Acquisition system  atau sistem akuisisi adalah sistem penyelesaian masalah dengan metode akumulasi, transfer, dan transormasi keahlian dari berbagai sumber pengetahuan ke dalam program komputer. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan.

Pengetahuan diperoleh dari pakar, dilengkapi dengan buku, basis data, laporan penelitian dan pengalaman pemakai.

Metode sistem akuisisi meliputi :

  • Wawancara

Metode yang paling banyak digunakan, yang melibatkan pembicaraan dengan pakar secara

Langsung dalam suatu wawancara

  • Analisis protokol

Dalam metode ini pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses

pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. Pekerjaan tersebut direkam, dituliskan, dan

dianalisis.

  • Observasi pada pekerjaan pakar

Pekerjaan dalam bidang tertentu yang dilakukan pakar direkam dan diobservasi

  • Induksi aturan dari contoh

Induksi adalah suatu proses penalaran dari khusus ke umum. Suatu sistem induksi aturan diberi contoh-contoh dari suatu masalah yang hasilnya telah diketahui. Setelah diberikan beberapa contoh, sistem induksi aturan tersebut dapat membuat aturan yang benar untuk kasus-kasus contoh. Selanjutnya aturan dapat digunakan untuk menilai kasus lain yang hasilnya tidak diketahui.

Knowledge refening System :

Adalah sistem penyelesaian masalah dengan metode akumulasi, transfer, dan transormasi keahlian dari berbagai sumber pengetahuan ke dalam program komputer. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan.

Pengetahuan diperoleh dari pakar, dilengkapi dengan buku, basis data, laporan penelitian dan pengalaman pemakai.

4.        Sebutkan bentuk atau tipe dari system Pakar :

 

  1. Mandiri : Sistem pakar yang murni berdiri sendiri, tidak digabung dengan software lain, bisa dijalankan pada komputer pribadi, mainframe.
  2. Terkait/Tergabung : Dalam bentuk ini sistem pakar hanya merupakan bagian dari program yang lebih besar. Program tersebut biasanya menggunakan teknik algoritma konvensional tapi bisa mengakses sistem pakar yang ditempatkan sebagai subrutin, yang bisa dimanfaatkan setiap kali dibutuhkan.
  3. 3.      Terhubung : Merupakan sistem pakar yang berhubungan dengan software lain, misal : spreadsheet, DBMS, program grafik. Pada saat proses inferensi, sistem pakar bisa mengakses data dalam spreadsheet atau DBMS atau program grafik bisa dipanggil untuk menayangkan output visual.
  4. 4.      Sistem Mengabdi : Merupakan bagian dari komputer khusus yang diabdikan kepada fungsi tunggal. Sistem tersebut bisa membantu analisa data radar dalam pesawat tempur atau membuat keputusan intelejen tentang bagaimana memodifikasi pembangunan kimiawi, dll.

 

 5.        Sebutkan langkah langkah membuat system pakar :

  1. Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan
  2. Menentukan problema yang cocok
  3. Mempertimbangkan alternatif
  4. Menghitung pengembalian investasi
  5. Memilih alat pengembangan
  6. Merekayasa pengetahuan
  7. Merancang sistem
  8. Melengkapi pengembangan
  9. Menguji dan mencari kesalahan sistem
  10. Memelihara sistem.

 

 6.        Apa yang dimaksud dengan GDSS?

GDSS ( Group Decision Support System)  intinya adalah sistem pengumpulan dan pengolahan data, dimana informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk melakukan keputusan dari permasalahan yang tak terstruktur. Dengan adanya DSS ini, pengguna bisa melihat garis besar kegiatan yang telah dan tengah terjadi, membantu memperkirakan arah kegiatan kedepannya, dan meningkatkan efisiensi pemikiran dalam pengambilan keputusan.

7.        Sebutkan tekhnik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar :

Teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan sistem pakar adalah dengan,

1.      Aturan Produksi :

–          Bentuk formalnya Backus-Naus-Form (BNF)

–          metalanguange untuk mendefinisikan sintaks bahasa

–          suatu grammar haruslah lengkap dan unambiguous set dari aturan produksi untuk bahasa yang spesific.

–          parse tree adalah representasi grafis dari kalimat pada suatu bahasa

–          deskripsi sintaks tersedia dalam bahasa

–          tidak semua kalimat adalah benar

Keuntungan :

  1. mudah dipahami.
  2. Implementasi secara straightfoward sangat dimungkinkan dalam komputer
  3. Dasar bagi berbagai variant.

Kelemahan :

  1. Implementasi yang sederhana sering menyebabkan inefisien.
  2. Beberapa tipe pengetahuan sulit direpresentasikan dalam aturan produksi.
  3. 2.      Jaringan Semantik :
    1. Representasi grafis dari informasi Propositional.
    2. Proporsi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah.
    3. Disajikan dalam bentuk graf berarah.
    4. Node merepresentasikan konsep, objek atau situasi.
    5. 3.      Scemata :

Adalah suatu metoda pengorganisasian, presentasi dan penggunaan pengetahuan stereotype agar komputer bisa menalar.

4.      Frame :

Digunakan untuk merepresentasikan pengetahuan stereotype atau pengetahuan yang didasarkan kepada karakteristik yang sudah dikenal yang merupakan pengalaman masa lalu.

5.      Script :

  • Merupakan representasi terstruktur yang menggambarkan urutan stereotype dari kejadian-kejadian dalam sebuah konteks khusus.
  • Script mirip dengan fram, perbedaannya : Frame menggambarkan objek, sedangkan Script menggambarkan urutan peristiwa.
  • Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan serangkaian slot yang berisi informasi tentang orang, objek dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa.

Elemen script yang tipikal yaitu :

  • Kondisi masukan : menggambarkan situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi suatu peristiwa yang ada dalam script.
  • Prop : mengacu kepada objek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi
  • Role : mengacu kepada orang-orang yang terlibat dalam script.
  • Hasil : Kondisi yang ada sesudah peristiwa dalam script berlangsung.
  • Track : Mengacu kepada variasi yang mungkin terjadi dalam script tertentu.
  • Scene ; Menggambarkan urutan peristiwa aktual yang terjadi.

6.      Logika dan Himpunan:

  • Representasi pengetahuan dengan symbol logika merupakan bagian dari penalaran eksak
  • Bagian yang paling penting dalam penalaran adalah mengambil kesimpulan dari premis.
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: