Skip to content

Kerusakan Lingkungan

Oktober 13, 2011

Kita tentu ingin menempati sebuah lingkungan yang asri, bersih, tenang, dan tentram. Akan tetapi, di beberapa daerah hai itu mungkin sulit diperoleh. Seharusnya kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah dianugerahi lingkungan yang memiliki beragam jenis tumbuhan, hewan dan makhluk hidup lain. Semua itu dapat kita manfaatkan sebagai sumber makanan, bahan pembuat obat, bahan pembuat pakaian, atau bahan bangunan. Bentuk syukur itu dapat kita lakukan dengan senantiasa menjaga dan merawat alam sekitar.

Namun sayang, saat ini sudah banyak kekayaan alam dan lingkungan kita yang rusak, dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyatakerusakan itu terutama disebabkan oleh ulah manusia. Sungguh menyedihkan… Gangguan itu pada akhirnya memicu terjadinya polusi, kerusakan lingkungan dan yang lebih parah lagi akan menimbulkan bencana alam. Gangguan alam juga dapat diakibatkan oleh adanya kepadatan penduduk. Semakit banyak penduduk, kebutuhan akan sarana kehidupan akan meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, seringkali manusia mengambil sumber daya alam yang ada. Bahkan, adakalanya pengambilan tersebut terlalu berlebih sehingga merusak lingkungan sekitar.

a. Penebangan Hutan :

Udara sekarang ini cendrung lebih panas dibanding beberapa puluh tahun yang lalu. Salah satu penyebab dari udara yang semakin terasa panas yaitu adanya penebangan pohon-pohon secara tidak terkendali, akibatnya jumlah pepohonan menjadi berkurang. Padahal, pohon berfungsi menyerap gas karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Dengan demikian, berkurangnya pohon berarti kadar oksigen di lingkungan juga berkurang. Sebaliknya, kadar karbon dioksida meningkat. Meningkatnya kadar gas karbon dioksida inilah yang menyebabkan udara di lingkungan kita kini terasa lebih panas. Peristiwa penebangan pohon juga banyak terjadi di hutan. Berkurangnya hutan di suatu daerah memiliki dampak yang sangat luas, yaitu perubahan iklim secara menyeluruh (global). Penebangan hutan yang dilakukan secara terus menerus dapat mengakibatkan suhu di bumi meningkat. Hutan tidak hanya berfungsi menghasilkan gas oksigen. Fungsi lain dari hutan yaitu:

  • Mencegah erosi.
  • tempat hidup dan berlindung sumber daya hayati
  • tempat persediaan cadangan air, dan banyak lagi kegunaannya.

Mulai sekarang marilah kita bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan dan memulai menanam pohon di lingkungan sekitar kita.

b. Pencemaran Lingkungan :

Selain telah mengakibatkan bencana,  rusaknya lingkungan juga mengakibatkan terjadinya pencemaran atau polusi lingkungan. apa itu pencemaran lingkungan? pencemaran adalah suatu perubahan ciri fisik, kimia, dan biologi dalam suatu lingkungan. Penyebabnya dapat berasal dari kimia, bunyi, radiasi, atau gas alam. Segala sesuatu yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran di sebut Polutan.

Macam-macam Pencemaran :

Berdasarkan tempatnya, pencemaran dikelompokan menjadi pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran suara.

Pencemaran Udara :

Apakah kita pernah melihat asap-asap yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor atau dari cerobong pabrik? apakah kita juga pernah melihat asap yang muncul akibat adanya kendaraan atau gunung meletus? semua itu merupakan contoh dari Pencemaran Udara.

Zat-zat yang dapat mencemari udara, diantaranya gas karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), belerang oksida (SO dan SO2),  dan CFC. Dari manakah zat-zat itu berasal?

a. Karbon Monoksida, gas ini umumnya dikeluarkan dari proses pembakaran yang tidak sempurna, misal dari kendaraan bermotor atau pembangkit listrik. gas ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan kematian. gas ini juga terdapat pada asap rokok.

b. Karbon dioksida, gas ini merupakan gas pencemaran udara yang paling menonjol. Gas ini berasal dari pabrik dan mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi. Kandungannya yang tinggi dapat menyebabkan meningkatnya suhu bumi. Akibatnya, es-es yang terdapat di daerah kutub mencair. Meningkatnya suhu bumi secara keseluruhan dikenal dengan istilah pemanasan global.

c. Belerang oksida, gas ini juga dihasilkan dari bahan bakar fosil seperti batubara dan minyak bumi. Di udara, gas ini dapat bercampur dengan nitrogen oksida dan air hujan sehingga menyebabkan air hujan menjadi asam. Hujan asam dapat menyebabkan tumbuhan dan hewan mati. Hujan ini juga dapat merusak besi, logam dan bangunan kuno.

e. CFC (Freon), gas ini merupakan gas yang umum digunakan dalam pendingin ruangan (AC), kulkas, parfum, dah hair spray. Di atmosfer, khususnya pada lapisan stratosfer, gas ini dapat merusak lapisan ozon. Padahal, lapisan ozon ini berfungsi menyerap sinar ultraviolet (UV) dari sinar matahari. Sinar UV yang terlalu kuat dapat mendatangkan pengaruh yang buruk, misalkan kanker kulit dan kanker mata.

Pencemaran udara dapat ditanggulangi melalui beberapa cara berikut :

– Hindari membakar sampah di pekarangan atau daerah yang penduduknya padat.

– Tidak merokok didalam ruangan karena asap rokok mengandung karbon monoksida dan gas-gas lain yang bersifat racun.

– Pabrik-pabrik atau usaha industri diharuskan membuat cerobong.

– Menanam tanaman atau pepohonan di lingkungan sekitar.

– Pencemaran Air :

Beberapa pabrik dan rumah tangga memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan limbah. Tidak hanya itu, para petani pun seringkali membuah limbahnya ke perairan yang akhirnya juga menyebabkan pencemaran sungai. Akibatnya, polutan menumpuk di sungai.

Pencemaran air, selain mengakibatkan kematian pada makhluk hidup air juga menimbulkan dampak negatif bagi manusia. misalnya menyebabkan penyakit muntaber dan diare.

Pencemaran air dapat ditanggulangi atau dicegah dengan tidak membuang sampah ke seloka, sungai, atau lingkungan perairan lainnya.

– Pencemaran Tanah :

Pencemaran tanah merupakan peristiwa penurunan kualitas tanah akibat meresapnya zat atau bahan pencemar ke dalam tanah. Pencemaran tanah umumnya diakibatkan oleh sampah yang berasal dari rumah tangga, pasar, pertanian, peternakan dan lain-lain.

Menurut bahannya, sampah dapat dibagi menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik dapat dihancurkan oleh pengurai menjadi mineral, gas, dan air sehingga membentuk humus. Termasuk sampah organik, misalnya dedaunan, bagian atau seluruh tubuh hewan, dan kulit. Sebaliknya, sampat anorganik sangat sulit atau tidak dapat diurai. Termasuk sampah anorganik, misal besi, alumunium, kaca, dan plastik. Sampai itu dapat mengotori lingkungan.

Tanah yang sudah tercemar dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup yang tinggal di dalam tanah dan mengurangi kesuburan tanah. Pencemaran tanah dapat dicegah dengan melakukan kebiasaan yang sederhana, contohnya tidak membuang sampah di sembarang tempat dan mengurangi penggunaan plastik.

– Pencemaran Suara :

Bagaimana reaksi kita ketika mendengar suara bising yang dihasilkan dari kendaraan bermotor atau kegiatan pabrik? kita mungkin akan terasa terganggu. Nah suara-suara itu dapat mengakibatkan terganggunya pendengaran. Apabila gangguan ini terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan terganggunya sistem tekanan darah dan sistem saraf.

Pencemaran suara di lingkungan kita dapat kita cegah atau tanggulangi dengan tidak menyalakan radio atau televisi terlalu keras.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: